Donny Ikimodeza Blog
Selamat Datang Di Blog Saya.. Semoga Bermanfaat..
Rabu, 11 November 2015
Rabu, 21 November 2012
Perangkat Keras INTERNET
Perangkat keras
Bagian papan induk
(motherboard) dari suatu perangkat keras komputer.
Perangkat
keras komputer adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya
atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat
lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam
menyelesaikan tugasnya.Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang "dibuat" ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum.
Komputer pada umumnya adalah komputer pribadi, (PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut:
- Papan sistem/papan induk yang merupakan tempat CPU, memori , slot vga, dan memiliki slot untuk kartu tambahan.
- RAM - tempat
penyimpanan data sementara / jangka pendek,sehingga perangkat lunak yang
kita jalankan akan tersimpan sementara, sehingga komputer tidak perlu
selalu mengakses hard disk untuk mencari data. Jumlah RAM yang lebih
besar akan membantu kecepatan PC
- Buses:
- ROM
(Read Only Memory) di mana firmware diletakkan
- CPU
(Central Processing Unit) sebagai otak dan bagian utama komputer

- Power
supply - sebuah kotak yang menyalurkan daya ke papan induk transformer,
kontrol voltase dan kipas
- Pengontrol penyimpanan, dari jenis IDE, SCSI atau SATA atau lainnya, yang mengontrol hard disk, Floppy disk, CD-ROM, DVD-ROM dan drive lainnya; kontroler ini terletak di papan induk (atas-papan) atau di kartu tambahan
- Pengontrol penampilan video yang memproduksi output untuk komputer display
- Pengontrol komputer bus (paralel, serial, USB, Firewire) untuk menyambung komputer dengan alat tambahan luar lainnya seperti printer atau scanner
- Beberapa jenis penyimpanan komputer:
- CD - tipe paling umum media yang dapat dilepas, murah tapi mudah rusak.
- DVD
- Floppy disk
- Penyimpanan dalam - menyimpan data dalam komputer untuk penggunaan jangka panjang.
- Hard disk
- untuk penyimpanan data jangka panjang
- Disk array controller
- Kartu
suara - menerjemahkan signal dari papan sistem ke bahasa yang dapat
dimengerti oleh speaker, dan memiliki terminal untuk mencolok kabel
suara speaker.

- Jaringan komputer - untuk menghubungkan komputer ke internet dan/atau komputer lainnya.
- Modem - media
penyambung ke koneksi internet.

- Kartu network - untuk internet DSL/kabel, dan/atau menghubungkan ke komputer lain.
- Alat lainnya.
Cara Mengukur Kecepatan Akses INTERNET
Mengukur Kecepatan Bandwidth Internet
Mengukur Kecepatan
Akses Internet
Pertanyaan yang lazim
ditanyakan para pengguna Internet adalah seberapa besar kecepatan koneksi
Internet yang diperoleh dari ISP (Internet Service Provider)? Apakah sesuai
dengan yang disewa atau tidak. Pertanyaan seperti itulah yang kerapkali juga
singgah kepada saya. Apalagi dengan banyaknya layanan koneksi internet
burstable atau up to, menimbulkan penasaran yang makin besar bagi pelangan
internet, untuk mengetahui sebera besar kecepatan koneksi internetnya.
Sebenarnya mengukur kecepatan akses internet bisa dikatakan sederhana tetapi
ada beberapa parameter yang terkadang membuat rancu dan menimbulkan perdebatan.
Sehingga perlu dipahami ukuran – ukuran kecepatan akses internet.
Hal
pertama yang perlu disepakai dalam menentukan kecepatan akses internet adalah
ukuran baku
dalam menentukan besaran badwidth yang disewa. Ukuran umum untuk menentukan bandwidth
adalah bps (bit per second) bukan
byte per second. Misalnya kita berlangganan
512 kbps (baca 512 kilo bit per second). Nilai 1 Bype = 8 bit, sehingga
512 kbps = 64 kBps. Sehingga dengan besar bandwidth yang disewa
sebesar itu kecepatan koneksi internet yang kita peroleh dalam melakukan
download adalah 64KBps.
Hal
yang kedua adalah berapa besar bandwidth yang disewa dari provider dan paket apa yang disewa. Ini juga
akan mempengaruhi hasil pengukuran kecepatan akses internet. Beberapa paket
yang lazim digunakan :
- Paket Dedicated
rasio 1:1, Misal pelanggan berkangganan internet dedicated 512kbps 1:1,
maka Bandwidth 512 kbps menjadi hak penuh satu pelanggan dan tidak dibagi
dengan pelanggan lain.
- Paket Dedicated
rasio 1:2, misal pelanggan berlangganan internet dedicated 512 kbps 1:2,
maka bandwidth 512 kbps dipakai secara bersamaan untuk dua pelanggan. dua
pelanggan bersaing dalam menggunakan bandwidth 512 kbps. Semakin besar
pembaginya semakin menurun bandwidth yang diperoleh, namun semakin murah
harganya.
- Paket Burstable
atau Up to, sejumlah bandwith dengan ukuran tertentu dibagi pakai untuk
banyak pelanggan. Misal paket Up to 1 Mbps. Satu pelanggan bisa memperoleh
bandwidth sampai satu mega bit per second, tetapi biasanya tidak ada garansi
minimal bandwidth yang diperoleh. Contoh paket ini adalah telkom speedy. Jadi jangan
berharap terlalu banyak memperoleh nilai ukur yang sebesar maksimal yang
diberikan. Kalau bisa sampai maksimal keuntungan bagi anda. Dengan lebih
sering mengukur kecepatan akses internet paket ini dapat memberikan gambaran
rata-rata kecepatan yang diperoleh.
Setelah beberapa hal
diatas kita mengerti dan fahami saatnya mengukur kecepatan internet. Seberapa
jauh kecepatan akses internet antara harapan dan kenyataan dapat dimengerti.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, masing-masing cara memiliki kekurangan
dan kelebihan. Menurut saya pakailah beberapa cara dan lakukan dalam beberapa
kali pengukuran. Kesimpulan bisa diambil jika sudah dilakukan pengukuran
beberapa kali.
1.
Test Download File
yang cukup besar dari beberapa server tertentu.
Melakukan test
download merupakan cara mengukur kecepatan akses internet yang simple dan cukup
realible. Hasilnya dapa t dilihat dengan melihat transfer rate pada pop-ip
windows.
Saya contohkan
downlod dari :
http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.11.7.tar.gz
File kernel Linux
sebesar 44,4 Mb.
Anda Bisa melakukan
download file lain yang lebih besar misal video dari server lain atau dari Rapidshare,
search file yang akan di download melalui INEEDFILE. Lokasi mencari file untuk di download
yang cukup bisa diandalkan, selain torent search. Contoh Result dari Kernel.org
ada di gambar bawah:
Diperoleh transfer
rate sebesar 119 KB/Sec, ingat satuannya adalah Byte Per Second, yang berarti
Banhwidth yang diperoleh dari ISP adalah 119 KBps x8 = 952 kbps.
Hasil Mengukur Akses
Internet Download Kernel Linux
2.
Tes speed Test dari server penyedia tool untuk bandwidt testing, misal speedtest.net.
Pengukuran melalui
speedtest.net bisa memilih tujuan server untuk melakukan tes kecepatan
bandwidth Hasilnya berupa nilai kecepatan upload dan download, seperti gambar
yang saya coba test ke server di USA. Mengukur kecepatan akses internet dengan cara
ini juga cukup bagus.
Hasil Mengukur
Kecepatan Akses Internet Dari speedtest.net
3.
Menggunakan Software-software pengukur Kecepatan.
Banyak software yang
bisa dipakai untuk mengukur kecepatan akses internet,contohny adalah:
- DU
Meter, berbayar tetapi bisa mencoba versi trial.
3. Dengan Tool
tester yang disediakan oleh provider internet atau Volunter, Ada banyak
penyedia Internet Speed test server selain no 2 diatas, baik di dalam maupun
diluar Indonesia. Mengukur kecepatan akses internet dari server-server ini
menunjukkan kualitas link dari tempat anda ke Server tersebut. Bila kita berlangganan
speedy dan melakukan tes bandwidth ke server speedy bisa jadi hasilnya akan
berbeda dengan mengukur kecepatan akses internet di server lain.
Bandwidth Test
Indonesia:
BandwidthTest Luar
Indonesia:
Dasar - Dasar Sistem Jaringan INTERNET
Pengertian dan Manfaat Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer,
dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Setiap komputer,
printer, atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Beberapa
manfaat dari jaringan komputer, antara lain: Resource Sharing Yaitu penggunaan
sumber daya yang ada secara bersam-sama. Realiabitas Tinggi Dengan jaringan
komputer kita akan mendapatkan realibitas yang tinggi. Menghemat Uang
Perusahaan dapat menghemat peralatan yang harus digunakan. Sarana Komunikasi
Dapat dimanfaatkan oleh perusahaan atau organisasi untuk berkomunikasi.
Prinsip Kerja Jaringan Komputer
Jaringan komputer mempunyai sistem kerja yang saling
berhubungan satu dengan yang lain.
Jenis-jenis Jaringan Komputer Secara
umum
jaringan komputer berdasarkan jangkaunnya – Local Area
Network (LAN) – MAN – WAN – Internet
Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah pola
hubungan computer dalam suatu jaringan.
Macam macam Topologi jaringan yaitu
:
1. Topologi Mesh
Karakteristik Topologi Mesh :
- Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
- Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
- Jika jumlah
peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit
sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang
terhubung.
Keuntungan Topologi Mesh :
- Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
- Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
- Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
Kekurangan Topologi Mesh :
- Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
- Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.
2. Topologi Star
Karakteristik Topologi Star :
- Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).
- Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
- Sangat mudah dikembangka.
- Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
- Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Keuntungan Topologi Star :
- Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
- Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
- Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kekurangan Topologi Star :
- Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub.Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
- Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
- Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
- Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
3. Topologi Ring
Karakteristik Topologi Ring :
- Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
- Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
- Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.
- Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
- Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
Keuntungan Topologi Ring :
- Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
- Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
- Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
- Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Kekurangan Topologi Ring :
- Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
- Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
- Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
4. Topologi Bus
Karakteristik Topologi BUS :
- Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
- Sangat sederhana dalam instalasi.
- Sangat ekonomis dalam biaya.
- Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
- Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukanadalah Tconnector pada setiap ethernet card.
- Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Keuntungan Topologi BUS :
- Topologi yang sederhana.
- Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang lain.
- Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
- Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
Kekurangan Topologi BUS :
- Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
- Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
- Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
- Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.
5. Topologi Pohon
TIPE JARINGAN
Tipe jaringan dalam kehidupan sehari-hari dibedakan menjadi
3 macam, yaitu:
- Jaringan berbasis server adalah dengan adanya server di dalam sebuah jaringan yang menyediakan mekanisme pengamanan dan pengelolaan jaringan tersebut.
- Jaringan peer to peer berfungsi sebagai client dan server sekaligus. Jaringan ini digunakan di sebuah kantor kecil dengan jumlah komputer sedikit.
- Jaringan hybrid memiliki semua yang terdapat pada dua tipe jaringan di atas. Ini berarti pengguna dapat mengakses sumber daya yang di-share oleh jaringan peer to peer, dan juga dapat memanfaatkan sumber daya yang disediakan oleh server.
Langganan:
Komentar (Atom)