Mengukur Kecepatan Bandwidth Internet
Mengukur Kecepatan
Akses Internet
Pertanyaan yang lazim
ditanyakan para pengguna Internet adalah seberapa besar kecepatan koneksi
Internet yang diperoleh dari ISP (Internet Service Provider)? Apakah sesuai
dengan yang disewa atau tidak. Pertanyaan seperti itulah yang kerapkali juga
singgah kepada saya. Apalagi dengan banyaknya layanan koneksi internet
burstable atau up to, menimbulkan penasaran yang makin besar bagi pelangan
internet, untuk mengetahui sebera besar kecepatan koneksi internetnya.
Sebenarnya mengukur kecepatan akses internet bisa dikatakan sederhana tetapi
ada beberapa parameter yang terkadang membuat rancu dan menimbulkan perdebatan.
Sehingga perlu dipahami ukuran – ukuran kecepatan akses internet.
Hal
pertama yang perlu disepakai dalam menentukan kecepatan akses internet adalah
ukuran baku
dalam menentukan besaran badwidth yang disewa. Ukuran umum untuk menentukan bandwidth
adalah bps (bit per second) bukan
byte per second. Misalnya kita berlangganan
512 kbps (baca 512 kilo bit per second). Nilai 1 Bype = 8 bit, sehingga
512 kbps = 64 kBps. Sehingga dengan besar bandwidth yang disewa
sebesar itu kecepatan koneksi internet yang kita peroleh dalam melakukan
download adalah 64KBps.
Hal
yang kedua adalah berapa besar bandwidth yang disewa dari provider dan paket apa yang disewa. Ini juga
akan mempengaruhi hasil pengukuran kecepatan akses internet. Beberapa paket
yang lazim digunakan :
- Paket Dedicated
rasio 1:1, Misal pelanggan berkangganan internet dedicated 512kbps 1:1,
maka Bandwidth 512 kbps menjadi hak penuh satu pelanggan dan tidak dibagi
dengan pelanggan lain.
- Paket Dedicated
rasio 1:2, misal pelanggan berlangganan internet dedicated 512 kbps 1:2,
maka bandwidth 512 kbps dipakai secara bersamaan untuk dua pelanggan. dua
pelanggan bersaing dalam menggunakan bandwidth 512 kbps. Semakin besar
pembaginya semakin menurun bandwidth yang diperoleh, namun semakin murah
harganya.
- Paket Burstable
atau Up to, sejumlah bandwith dengan ukuran tertentu dibagi pakai untuk
banyak pelanggan. Misal paket Up to 1 Mbps. Satu pelanggan bisa memperoleh
bandwidth sampai satu mega bit per second, tetapi biasanya tidak ada garansi
minimal bandwidth yang diperoleh. Contoh paket ini adalah telkom speedy. Jadi jangan
berharap terlalu banyak memperoleh nilai ukur yang sebesar maksimal yang
diberikan. Kalau bisa sampai maksimal keuntungan bagi anda. Dengan lebih
sering mengukur kecepatan akses internet paket ini dapat memberikan gambaran
rata-rata kecepatan yang diperoleh.
Setelah beberapa hal
diatas kita mengerti dan fahami saatnya mengukur kecepatan internet. Seberapa
jauh kecepatan akses internet antara harapan dan kenyataan dapat dimengerti.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, masing-masing cara memiliki kekurangan
dan kelebihan. Menurut saya pakailah beberapa cara dan lakukan dalam beberapa
kali pengukuran. Kesimpulan bisa diambil jika sudah dilakukan pengukuran
beberapa kali.
1.
Test Download File
yang cukup besar dari beberapa server tertentu.
Melakukan test
download merupakan cara mengukur kecepatan akses internet yang simple dan cukup
realible. Hasilnya dapa t dilihat dengan melihat transfer rate pada pop-ip
windows.
Saya contohkan
downlod dari :
http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.11.7.tar.gz
File kernel Linux
sebesar 44,4 Mb.
Anda Bisa melakukan
download file lain yang lebih besar misal video dari server lain atau dari Rapidshare,
search file yang akan di download melalui INEEDFILE. Lokasi mencari file untuk di download
yang cukup bisa diandalkan, selain torent search. Contoh Result dari Kernel.org
ada di gambar bawah:
Diperoleh transfer
rate sebesar 119 KB/Sec, ingat satuannya adalah Byte Per Second, yang berarti
Banhwidth yang diperoleh dari ISP adalah 119 KBps x8 = 952 kbps.
Hasil Mengukur Akses
Internet Download Kernel Linux
2.
Tes speed Test dari server penyedia tool untuk bandwidt testing, misal speedtest.net.
Pengukuran melalui
speedtest.net bisa memilih tujuan server untuk melakukan tes kecepatan
bandwidth Hasilnya berupa nilai kecepatan upload dan download, seperti gambar
yang saya coba test ke server di USA. Mengukur kecepatan akses internet dengan cara
ini juga cukup bagus.
Hasil Mengukur
Kecepatan Akses Internet Dari speedtest.net
3.
Menggunakan Software-software pengukur Kecepatan.
Banyak software yang
bisa dipakai untuk mengukur kecepatan akses internet,contohny adalah:
- DU
Meter, berbayar tetapi bisa mencoba versi trial.
3. Dengan Tool
tester yang disediakan oleh provider internet atau Volunter, Ada banyak
penyedia Internet Speed test server selain no 2 diatas, baik di dalam maupun
diluar Indonesia. Mengukur kecepatan akses internet dari server-server ini
menunjukkan kualitas link dari tempat anda ke Server tersebut. Bila kita berlangganan
speedy dan melakukan tes bandwidth ke server speedy bisa jadi hasilnya akan
berbeda dengan mengukur kecepatan akses internet di server lain.
Bandwidth Test
Indonesia:
BandwidthTest Luar
Indonesia:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar